EMPATLAWANG, transparanmerdeka.com – Warga Pasar Ilir, Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tergantung di dalam WC rumah makan Bakso Cuangki, pada Sabtu (10/1/2026) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban diketahui berinisial WS (40), seorang pedagang, warga Pjka Kelurahan Pasar Tebing Tinggi, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tergantung.
Penemuan bermula saat Lin (40), seorang pedagang yang juga menjadi saksi, hendak menggunakan WC di samping rumah makan tersebut.
Saat membuka pintu, saksi terkejut melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saksi kemudian segera memberitahukan kejadian itu kepada adik kandung korban, Yuyu, dan bersama warga melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tebing Tinggi.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi, di antaranya Lin, Dodi (40), dan Ilham (64), yang semuanya merupakan warga sekitar Pasar Ilir.
“Setelah mendapat laporan dari warga, petugas dari Polsek Tebing Tinggi langsung ke lokasi,” ungkap Kapolsek Tebing Tinggi, Kompol Herman Akhiri.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak keluarga, korban diduga meninggal dunia akibat gantung diri.
Keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Pihak keluarga juga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
Dari informasi yang dihimpun, dugaan sementara korban nekat mengakhiri hidupnya karena faktor ekonomi, khususnya terkait permasalahan utang piutang. Namun demikian, pihak kepolisian tetap mencatat seluruh keterangan sebagai bagian dari laporan resmi.
Setelah proses pemeriksaan di lokasi selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (Ril)










