Home / INTERNASIONAL / Uncategorized

Minggu, 7 Agustus 2022 - 16:40 WIB

Arab Saudi Kutuk Serangan Israel di Gaza Tewaskan 29 Orang

Jakarta, Transparan-MERDEKA – Arab Saudi mengutuk dan mengecam serangan Israel ke Jalur Gaza beberapa hari terakhir. Dalam keterangan resmi Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, kerajaan Arab secara terbuka memihak pada warga Palestina.

Tak hanya itu, mereka juga meminta komunitas internasional ikut berupaya untuk segera mengakhiri konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina, terutama di Jalur Gaza yang menjadi area diperebutkan kedua pihak berseteru itu.

Seperti diberitakan Uni Emirat Arab Al Arabiya pada Sabtu (6/8), Kemenlu Arab Saudi ikut menambahkan bahwa “warga sipil harus dilindungi dari aksi-aksi kekerasan.”

Sebelumnya, Israel melakukan beberapa serangan bom udara terhadap Jalur Gaza, Palestina sejak Jumat (5/8) hingga Sabtu (6/8). Menurut Kementerian Kesehatan Jalur Gaza, sekitar 29 orang termasuk enam anak-anak tewas akibat serangan Israel.

Serangan tersebut juga dilaporkan telah melukai setidaknya 215 orang. Berdasarkan catatan Palestina, para anak yang tewas merupakan korban serangan udara Israel di Jabalia.

Bahkan, Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ) mengakui salah satu komandan senior bersenjata tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza.

“Brigade Al-Quds (Brigade Yerusalem) berduka atas pemimpin Khaled Mansour, anggota dewan keamanan dan komandan wilayah selatan (Jalur Gaza) yang menjadi martir akibat serangan udara Israel kemarin (Sabtu),” ungkap kelompok itu, dikutip dari Reuters, Minggu (7/8).

Brigade Al-Quds adalah sayap bersenjata kelompok tersebut.

Namun, Israel menyangkal semua tudingan itu dan mengatakan anak-anak tersebut tewas akibat roket yang ditembakkan gerilyawan Gaza ke Israel tetapi berujung gagal.

“Pasukan bersiap untuk operasi bertahan hingga sepekan,” ujar seorang juru bicara militer Israel kepada AFP, Sabtu (6/8).

Jubir itu kemudian mengatakan bahwa hingga saat ini, belum ada perundingan damai antara Israel dan Hamas. Sumber kelompok milisi Jihad Islam di Palestina juga menegaskan tak akan ada gencatan senjata dalam waktu dekat.

“Untuk gerakan kami, fokusnya di medan perang,” ujar sumber tersebut.

Share :

Baca Juga

INTERNASIONAL

Alasan Trump Tarik AS dari 66 Organisasi Internasional, 31 Badan PBB

HUKUM & KRIMINAL

Mularis Djahri Merasa Dikriminalilasi, Mohon Perlindungan Hukum Kepada Presiden RI

INTERNASIONAL

Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB

NASIONAL

Daftarkan Calon Ketua PWI 2025 -2030 Hendry Ch Bangun akan Membangun Kembali PWI yang Lebih Baik

INTERNASIONAL

Taiwan Deteksi 66 Pesawat Tempur dan 14 Kapal Perang China

Uncategorized

Nikah dan Cerai Bermasalah

Uncategorized

PWI Sumsel Peduli Pendidikan, Serahkan Bantuan Kepada Siswa SDN 49 Palembang

Uncategorized

Dipertanyakan, Ratusan Milyar Uang APBD Palembang Diduga “Dibagi-bagikan” Untuk Pejabat dan ASN