Home / LAHAT / Uncategorized

Rabu, 15 Maret 2023 - 22:33 WIB

Korban Banjir Bandang di Kecamatan Mulak tak Merasa Sendiri Hadapi Musibah, Para Anggota PGRI Kecamatan Pagar Gunung Lahat Salurkan Bantuan untuk Meringankan Derita Mereka

  • Yudi Markos: Jaga Kelestarian Alam Agar Bencana Serupa tak Terulang

TRANSPARAN MERDEKA, LAHAT    Upaya untuk meringankan penderitaan yang dialami  warga yang terkena musibah banjir bandang di Kabupaten Lahat terus berjalan.  Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas antarsesama, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pagar Gunung Kabupaten Lahat Sumatera Selatan secara langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah banjir bandang di Kabupaten Lahat .

Adapun bantuan yang diberikan bersumber dari guru-guru anggota PGRI Kecamatan Pagar Gunung, berupa 23 karung beras kemasan 5 kg, 26 dus Indomie dan 3 karung pakaian layak pakai. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PGRI Kecamatan Pagar Gunung Paizal, S.Pd dan Ketua K3S Pagar Gunung Yarmuddin, S.Pd dengan didampingi para anggota.

Bantuan tersebut disalurkan di dua tempat, yaitu Posko Desa Keban Agung Kecamatan Mulak Sebingkai dan Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI Kecamatan Pagar Gunung dan pengurus K3S Kecamatan Pagar Gunung atas partisipasinya dalam membantu korban banjir di Kabupaten Lahat,” ujar Ketua PGRI Kecamatan Pagar Gunung Paizal, S,Pd melalui Wakil Ketua Yudi Markos, S.Pd., M.M.

Menurut Yudi yang menamatkan Sarjana Strata S1-nya di FKIP Biologi Unsri, pihaknya  terus mengajak kepada seluruh anggota PGRI dan K3S untuk selalu bersinergi dalam membantu masyarakat yang butuh bantuan.

“Semoga apa yang kita berikan ini dapat bermanfaat dan setidaknya mengurangi beban para korban bencana banjir,” ujarnya mengimbau.

Di sisi lain, Yudi dan para pengurus PGRI  mengharapkan semua warga masyarakat makin menyadari akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Sebab kelestarian dan keseimbangan alam terutama hutan yang terjaga kelestariannya akan menjadikan tata guna air akan lebih terjaga.  Dengan demikian manusia sebagai penghuninya akan terhindari dari berbagai musibah seperti kekeringan saat musim kemarau dan kebanjiran saat musim penghujan.

Teks/Foto: Yudi Markos, SPd, MM

Editor: Sarono P Sasmito

Share :

Baca Juga

DAERAH

Warga Ulak Embacang Menjerit, Akses Utama Jalan Pemda ke Desanya Rusak Parah

HUKUM & KRIMINAL

Direskrimsus Polda Sumsel Turunkan Tim Cek Tumpahan Minyak Cemari Lingkungan di Talang Keramat, Banyuasin

Uncategorized

Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak di SMA N 10 Palembang Sukses 

DAERAH

Semakin Banyak Titik Pengeboran Minyak dan Penambangan Pasir Tanpa Izin di Muba, APH Tutup Mata

DAERAH

Hadiri Kunjungan Komisi XII DPR RI di Sumsel, PLN Tegaskan Dukungan Transisi Energi dan Pemerataan Akses Listrik

Uncategorized

Polsek Sanga Desa Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan

Uncategorized

Kongres Persatuan PWI: Jalan Moral dan Hukum atau Jalan KEBLINGER?

DAERAH

LUCIANTY (KETUA PKN SUMSEL): RAKYAT MUBA HARUS LEBIH  BAHAGIA, MAKMUR  DAN SEJAHTERA