Home / DAERAH

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Informasi Bocor, Peralatan PETI Tombang Disembunyikan, Polda Sumbar Minta Masyarakat Laporkan Dengan Mengirimi Foto dan Vidio Menggunakan Titik koordinat

SUMBAR, transparanmerdeka. com –
Beredarnya informasi akan adanya Razia yang bakal dilakukan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) sejak (Kamis, 6/8) hingga hari ini Aktivitas Penambangan Emas di kejorongan Tombang terhenti.

Menurut warga sekitar tambang terhentinya aktifitas bagi Penambang Emas diperkirakan hanya sampai tanggal 14 mendatang kemudian mereka akan melakukan aktivitas seperti biasa nya lagi.

Walaupun Kapolda Sumbar Inspektur jenderal Polisi (Irjenpol) Djati Wiyoto Abadhy S.I.K dengan tegas menyatakan akan perang terhadap penambang emas tanpa izin namun masyarakat sangat yakin aktivitas ini tidak akan berhenti lama, salah seorang masyarakat menyatakan,

“Beberapa hari kedepan para penambang akan kembali melakukan aktivitas seperti biasa nya, tidak mungkin lama dan tidak mungkin tambang ini tutup ” ucap masyarakat yang tidak ingin identitasnya disebutkan.

Baca Juga :  Sinyal Eror Pengendara Tidak Bisa Mengisi BBM di SPBUĀ 

Dengan adanya informasi razia yang akan dilakukan Polda Sumbar,
Pengusaha serta pekerja tambang emas di kejorongan Tombang nagari Sinuruik kecamatan Talamau kabupaten Pasaman Barat berupaya menyimpan alat alat yang dipergunakan untuk aktivitas penambangan emas selama ini seperti ekskavator, Bok sejak hari Kamis, (6/8) sudah dimasukan ke hutan yang berada tidak jauh dari lokasi tambang, hanya disisakan alat pertambangan bekas yang sudah tidak terpakai lagi.

Setelah para penambang menyimpan peralatan yang digunakan dalam aktivitas penambangan, Kapolsek Talamau bersama Wali nagari (Kamis, 6/8) melakukan peninjauan lokasi tambang dan memasang banner yang bertulisan “STOP PERTAMBANGAN EMAS SEKARANG JUGA” himbauan tersebut dipasang di perkampungan Tombang dan bateh samuik.

Besarnya keyakinan masyarakat aktivitas penambangan emas ini akan terlaksana kembali, Kabid Humas Polda Sumbar Kombespol Susmelawati Rosya saat dihubungi melalui telepon seluler WhatsApp nya menyatakan akan keseriusan Kapolda untuk perangi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dalam percakapan singkat dia menyatakan,” Kirimi foto ataupun vidio yang menggunakan titik koordinat kami akan lakukan penindakan, kami akan menghubungi Polres dan Polsek,” ucapnya.

Baca Juga :  Peringatan HUT ke-80 RI di Sumsel Sarat Pesan Nasionalisme dan Pelestarian Budaya

Peninjauan lokasi tambang oleh aparat kepolisian sektor Talamau bersama wali nagari Sinuruik masih menjadi perbincangan ditengah masyarakat nagari sinuruik, apakah ini suatu pencitraan atau benar benar suatu keseriusan karena hal seperti ini sudah sering terjadi namun aktivitas tambang tetap berlangsung kembali, apakah ini benar suatu bentuk penertiban dan kesungguhan pihak kepolisian sebagaimana salah satu Atensi Kapolda Sumbar yang menyatakan perang total terhadap aktivitas tambang emas tanpa izin yang berada di wilayah hukum yang dipimpinnya saat ini. (Fan)

Share :

Baca Juga

DAERAH

Pembuatan Talud Komplek Perum Revari Diduga Bermasalah

DAERAH

MPUII Sumsel Siap Gelar MUTU se-Sumatera

PEMERINTAHAN

Pemprov Sumsel Gelar Operasi Pasar, Wagub Mawardi : Ini Komitmen Sumsel Bantu Masyarakat dan Kendalikan Inflasi

KAB. OKI

Herman Deru Ajak Semua Pihak Gencar Lakukan Penyuluhan Penyalahgunaan Napza

KEUANGAN

Pemprov Sumsel Efektifkan Penggunaan DTU dan BTT Untuk Kendalikan Inflasi

DAERAH

Warga Apresiasi Gebrakan DLH Muba Atasi Masalah Sampah di 4 Desa Babat Toman

KESEHATAN

Mawardi Yahya Kejar Target Turunkan Angka Stunting Sebesar 14 Persen di Tahun 2024

DAERAH

Hadiri Kunjungan Komisi XII DPR RI di Sumsel, PLN Tegaskan Dukungan Transisi Energi dan Pemerataan Akses Listrik