SUMBAR, transparanmerdeka.com –
Pernyataan perang total terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) oleh Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat ( Kapolda Sumbar ) Inspektur Jenderal Polisi Djati Wiyoto Abadhy melalui Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya S.S M.Tr.A.P dalam jumpa pers (Rabu 29/7) di Mapolda Sumbar.
Pada kesempatan itu ia menegaskan bahwa pemberantasan PETI merupakan salah satu prioritas Ditreskrimsus Polda Sumbar, aktivitas pertambangan ilegal telah menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap kerusakan lingkungan dan harus dihentikan melalui penegakan hukum yang tegas,
Walaupun pernyataan tegas untuk Perang Total melawan PETI oleh Kapolda Sumbar, di Kabupaten Pasaman Barat hingga saat ini Penambangan Emas masih berjalan lancar, aktivitas penambang emas masih berlanjut seperti biasanya.
Bahkan di kenagarian Sinuruik kecamatan Talamau yakni di kejorongan Tombang alat berat yang dipergunakan untuk aktivitas penambangan emas bukannya berkurang dalam beberapa hari belakangan bahkan bertambah sebanyak dua unit.
Dari hasil pantauan masyarakat sekitar, “ada penambahan alat berat jenis eksavator dua unit yang baru masuk kelokasi tambang sekitar beberapa hari yang lewat. dua eksavator yang baru masuk ke lokasi tambang diperkirakan melalui daerah Muaro kiawai” ungkapnya.
Kapolsek Talamau Fifriki Candra SH. MH saat ditemui di rumah dinas Polsek Talamau (Jum’at 24/7) ditanya mengenai aktivitas pertambangan emas yang berada di wilayah hukum Polsek Talamau ia menjawab dengan singkat ,” Sebagai Wartawan harusnya bisa memantau aktivitas disana karna lokasinya jauh dari sini,” ucapnya.
Setelah adanya Pernyataan tegas yang disampaikan Kapolda melalui Humas Polda Sumbar pada konferensi pers (Rabu 29/7) Wartawan media ini Red (Transparanmerdeka.com) berupaya untuk mengonfirmasi kepada Kapolsek mengenai aktivitas PETI yang berada di wilayah hukum Polsek Talamau pada (Sabtu 1/8) namun Kapolsek tidak berada ditempat,
Menurut salah satu anggota Polsek yang bertugas jaga mengatakan Kapolsek sedang mengikuti Serah terima jabatan di Lingkungan Polres Pasaman Barat.
Hingga berita ini ditayangkan Kapolsek belum bisa ditemui untuk memberikan keterangan mengenai aktivitas PETI yang tetap berlangsung di wilayah hukum Polsek Talamau.
Kombespol Susmelawati Rosya menanggapi Mengenai Aktivitas penambangan emas yang tetap berlangsung di Tombang kenagarian Sinuruik kecamatan Talamau, saat dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp menyatakan akan keseriusan Kapolda Sumbar dalam penanganan serta Perang terhadap pelaku tambang emas tanpa izin Humas Polda Sumbar ini Menjawab dengan tegas dan singkat ,” sudah komit tentang ini dan masuk agenda dari program prioritas beliau,” ucapnya.
Adanya Pernyataan tegas dan komitmen Kapolda dalam pemberantasan PETI akankah penegakan hukum akan dilaksanakan mulai dari tingkat Polsek ataupun Polres benar benar akan terlaksana bagi para penambang emas di wilayah hukumnya. (Fan)












