SUMBAR, transparanmerdeka.com – Hanya berselang dua hari Setelah Kapolsek Talamau Fifriki Candra SH memasang Banner bertulisan “STOP PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN SEKARANG JUGA” pada red (kamis 6/8) bersama personil kepolisian sektor Talamau dengan didampingi Wali nagari Sinuruik Frianton di daerah pertambangan emas di kejorongan Tombang kenagarian Sinuruik kecamatan Talamau kabupaten Pasaman Barat.
Setelah pemasangan Banner dilakukan Kapolsek Talamau aktivitas penambangan kembali dilaksanakan oleh pengusaha dan pekerja tambang emas tanpa izin di kejorongan Tombang (Minggu 9/8) para pengusaha dan pekerja sudah mulai menjalankan aktivitas mereka kembali seperti biasanya.
Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) dengan tegas menyatakan “Perang Total” terhadap penambang emas tanpa izin di Wilayah Sumatera Barat namun tidak terlalu berpengaruh bagi pengusaha dan pekerja tambang yang melakukan aktivitas penambangan emas di kejorongan Tombang kenagarian Sinuruik kecamatan Talamau kabupaten Pasaman Barat, semua itu terbukti dengan berlangsung kembali aktivitas mereka seperti biasanya.
Sebagai Atensi dan pernyataan tegas Kapolda Sumbar seolah olah tidak berarti dan berpengaruh bagi pengusaha dan pekerja tambang di wilayah Tombang, aktivitas pertambangan emas hanya berhenti selama 3 hari.
rasa takut pengusaha dan pekerja tambang hanya saat mendapatkan informasi bahwa akan ada Razia dari pihak kepolisian daerah Sumbar, adanya informasi tersebut para pengusaha dan pekerja tambang segera menyimpan peralatan pertambangan dalam hutan red (Rabu 5/8).
Setelah informasi tersebut beredar dikalangan para penambang emas, Kapolsek Talamau mendatangi lokasi tambang dan memasang bener “STOP PERTAMBANGAN EMAS SEKARANG JUGA” Himbauan yang dipasang Kapolsek Talamau bersama Wali nagari Sinuruik seolah olah hanya sekedar pajangan yang tidak berpengaruh bagi pengusaha dan pekerja tambang di wilayah kejorongan Tombang ungkap salah satu masyarakat yang sering datang kelokasi tambang emas untuk ikut mengarpet di lokasi tambang tersebut.
Mendapatkan informasi bahwa aktivitas penambangan emas di kejorongan Tombang sudah mulai berlangsung kembali humas Polda Sumbar Kombespol Susmelawati Rosya menyatakan lewat pesan singkat WhatsApp,” akan segera menghubungi Kapolres” katanya.
Keberanian para pengusaha dan pekerja tambang menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat, hanya berselang satu hari dari Kapolsek bersama personil didampingi Wali nagari melakukan peninjauan lokasi dan sosialisasi dengan memasang banner para penambang melakukan aktivitas kembali (Fan)












