Home / DAERAH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:40 WIB

KAPOLDA MENYATAKAN “PERANG TOTAL PETI”, BANNER KAPOLSEK TALAMAU JADI PAJANGAN, PENAMBANG EMAS KEMBALI BERAKTIVITAS 

SUMBAR, transparanmerdeka.com – Hanya berselang dua hari Setelah Kapolsek Talamau Fifriki Candra SH memasang Banner bertulisan “STOP PERTAMBANGAN EMAS TANPA IZIN SEKARANG JUGA” pada red (kamis 6/8) bersama personil kepolisian sektor Talamau dengan didampingi Wali nagari Sinuruik Frianton di daerah pertambangan emas di kejorongan Tombang kenagarian Sinuruik kecamatan Talamau kabupaten Pasaman Barat.

Setelah pemasangan Banner dilakukan Kapolsek Talamau aktivitas penambangan kembali dilaksanakan oleh pengusaha dan pekerja tambang emas tanpa izin di kejorongan Tombang (Minggu 9/8) para pengusaha dan pekerja sudah mulai menjalankan aktivitas mereka kembali seperti biasanya.

Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat (Sumbar) dengan tegas menyatakan “Perang Total” terhadap penambang emas tanpa izin di Wilayah Sumatera Barat namun tidak terlalu berpengaruh bagi pengusaha dan pekerja tambang yang melakukan aktivitas penambangan emas di kejorongan Tombang kenagarian Sinuruik kecamatan Talamau kabupaten Pasaman Barat, semua itu terbukti dengan berlangsung kembali aktivitas mereka seperti biasanya.

Baca Juga :  Program PPM, PT. Astaka Dodol, Bantu Pembuatan Sumur Bor untuk SMA N 1 Sanga Desa

Sebagai Atensi dan pernyataan tegas Kapolda Sumbar seolah olah tidak berarti dan berpengaruh bagi pengusaha dan pekerja tambang di wilayah Tombang, aktivitas pertambangan emas hanya berhenti selama 3 hari.
rasa takut pengusaha dan pekerja tambang hanya saat mendapatkan informasi bahwa akan ada Razia dari pihak kepolisian daerah Sumbar, adanya informasi tersebut para pengusaha dan pekerja tambang segera menyimpan peralatan pertambangan dalam hutan red (Rabu 5/8).

Setelah informasi tersebut beredar dikalangan para penambang emas, Kapolsek Talamau mendatangi lokasi tambang dan memasang bener “STOP PERTAMBANGAN EMAS SEKARANG JUGA” Himbauan yang dipasang Kapolsek Talamau bersama Wali nagari Sinuruik seolah olah hanya sekedar pajangan yang tidak berpengaruh bagi pengusaha dan pekerja tambang di wilayah kejorongan Tombang ungkap salah satu masyarakat yang sering datang kelokasi tambang emas untuk ikut mengarpet di lokasi tambang tersebut.

Baca Juga :  Safari Jum'at di Masjid Nurul Huda Gandus, Herman Deru Pantau Fasilitas Masjid

Mendapatkan informasi bahwa aktivitas penambangan emas di kejorongan Tombang sudah mulai berlangsung kembali humas Polda Sumbar Kombespol Susmelawati Rosya menyatakan lewat pesan singkat WhatsApp,” akan segera menghubungi Kapolres” katanya.

Keberanian para pengusaha dan pekerja tambang menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat, hanya berselang satu hari dari Kapolsek bersama personil didampingi Wali nagari melakukan peninjauan lokasi dan sosialisasi dengan memasang banner para penambang melakukan aktivitas kembali (Fan)

Share :

Baca Juga

DAERAH

Program Revitalisasi di SMA Muhamadiyah 6 Palembang Dikerjakan Kontraktor dan Tertutup

DAERAH

Camat dan Lurah, Hadiri Tasyakuran Umroh Penasehat PAC Grib Jaya Kecamatan Sanga

SUMSEL

Kembangkan Corak dan Desain Kain Khas Daerah, Pemprov-Dekranasda Sumsel Gelar Pelatihan Bagi IKM Sandang 

DAERAH

Herman Deru Tanamkan Jiwa Produktif Siswa-Siswi Lewat GSMP

BANYUASIN

Kepengurusan PWI Banyuasin periode 2025-2028 Laksanakan Giat Jum’at Berbagi

DAERAH

Alhamdulillah Banyak Dukung Baitul Maal

DAERAH

Muba Link Sepenuh Hati Dampingi Ahli Waris Pekerja Urus Klaim JKM BPJS Ketenagakerjaan

DAERAH

Pelajar Berprestasi Nasional, Ketua OSIS, dan Penerus Nilai Kepahlawanan