Home / DAERAH / PALEMBANG

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:08 WIB

Peringatan HUT ke-80 RI di Sumsel Sarat Pesan Nasionalisme dan Pelestarian Budaya

PALEMBANG, transparanmerdeka.com – Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Sumsel tahun ini berlangsung berbeda. Tidak hanya menghadirkan nuansa khidmat upacara, tetapi juga memperlihatkan kekayaan budaya melalui busana adat khas Sumsel yang dikenakan pejabat dan istri Forkopimda.

Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, MM yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyebut hal tersebut sebagai bentuk nyata pelestarian budaya. “Pakaian adat adalah benteng budaya kita. Dengan memakainya di momen bersejarah ini, kita menjaga identitas agar tetap hidup,” ujarnya.

Upacara berlangsung di halaman Griya Agung Palembang, Minggu (17/8/2025). Ribuan tamu undangan larut dalam suasana haru ketika Sang Saka Merah Putih dikibarkan.

Komandan upacara dipercayakan kepada AKBP Irfan Abdul Gofar, S.IK, sementara pembawa bendera adalah Fanesa Tri Margareta asal Muara Enim. Adapun tiga pengibar bendera berasal dari Muba, OKU, dan OKU Timur.

Baca Juga :  4 Pekerja PETI di Pasaman Barat Dihantam Air Bah, 2 Selamat 1 Meninggal Dunia

Generasi muda tersebut menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab tinggi dalam menjalankan tugas. Hal ini menandakan bahwa semangat patriotisme tetap hidup dalam diri anak bangsa.

Menurut Herman Deru, di usia 80 tahun kemerdekaan, generasi penerus harus mampu mengisi kemerdekaan dengan semangat juang baru. “Tantangan kita berbeda, tapi tekad membangun bangsa harus sama,” katanya.

Selepas upacara, rombongan mengikuti siaran virtual detik-detik proklamasi dari Istana Negara. Hadir berbagai tokoh penting, di antaranya anggota DPD RI dr. Ratu Tenny Leriva Herman Deru, Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumsel, hingga Kajati Sumsel.

Sorotan lain datang dari penampilan Ketua TP PKK Sumsel Hj. Feby Deru yang mengenakan baju adat “Tandang” asal Musi Banyuasin. Pakaian ini khas perempuan Sungai Lilin, lengkap dengan tudung kepala.

Baju adat tandang merupakan warisan budaya yang mencerminkan keanggunan sekaligus identitas masyarakat Muba. Keberadaannya menjadi bukti kekayaan tradisi Sumsel yang masih lestari.

Baca Juga :  Komitmen Jaga Kelestarian Alam, Herman Deru Serahkan Penghargaan Bagi Para Pegiat Lingkungan

Tak hanya itu, para kepala OPD perempuan dan istri pejabat juga tampil dalam pakaian adat dari berbagai daerah di Sumsel. Balutan warna-warni busana tradisional menambah kemeriahan peringatan HUT RI.

Herman Deru menegaskan, semangat HUT RI tidak hanya dirayakan dengan upacara semata, tetapi harus diwujudkan dalam karya nyata. “Kita harus lebih bersemangat lagi berkarya untuk bangsa,” tegasnya.

Menurutnya, kemerdekaan adalah amanah yang diwariskan para pahlawan. Oleh karena itu, setiap generasi wajib menjaganya dengan cara masing-masing sesuai perkembangan zaman.

Upacara HUT RI ke-80 di Sumsel menjadi refleksi bahwa nasionalisme dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan.

Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa budaya daerah adalah bagian dari identitas bangsa yang tak ternilai. (Rel)

Share :

Baca Juga

PALEMBANG

Heri Amalindo Segera Tepati Janji, Akan Berikan Tanah Untuk IKM PALI

KAB. MUBA

Pj Bupati Muba Pimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-94

KEUANGAN

Herman Deru: Bimbingan BPK RI Jadi Navigasi Bagi Pemda Dalam Mengelola Dan Penyelenggaraan Keuangan

DAERAH

Presiden Tegaskan Tindak Praktik Pertambangan Tanpa Izin, Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat Terus Beraktivitas, Polsek Talamau dan KPHL Membisu

DAERAH

Terindikasi Adanya ” Uang Payung ” Penegakan Hukum Tidak Terlaksana Bagi PETI di Pasaman Barat

KEPEMUDAAN

Kunker ke Kota Lubuk Linggau, Feby Deru Sosialisasikan Program Revitalisasi Dasawisma dan GSMP

KEPEMUDAAN

Ratusan Santri Doakan Herman Deru Mampu Wujudkan Misinya Membawa Sumsel Maju untuk Semua 

DAERAH

Tersangka Penganiaya Dokter Koas Ditahan, Bosnya Jika Cukup Unsur Akan Ditetapkan Tersangka