Home / DAERAH

Minggu, 10 Agustus 2025 - 15:05 WIB

Penertiban PETI Pasaman Barat Hanya Cek Lokasi dan Sosialisasi, Alat Berat Parkir di Semak

SUMBAR, transparanmerdeka.com –Maraknya Penambangan emas tanpa izin di provinsi Sumatera Barat salah satunya kabupaten Pasaman Barat, guna mencegah aktivitas tambang ilegal ini Kepolisian daerah Sumatera Barat menggelar penertiban ter­ha­dap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) secara se­rentak di wilayah hukum masing-masing Rabu (7/8).

Kegiatan ini dilakukan aparat kepolisian yang berada di wilayah hukum lokasi tambang, Giat yang dilakukan ini sebagai langkah tegas menekan aktivitas ilegal yang merusak lingkungan.

Personil kepolisian Pasaman Barat telah melaksanakan apa yang menjadi agenda Polda dengan melaksanakan pengecekan lokasi tambang serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah kecamatan Talamau dan Ranah Batahan, namun untuk wilayah Rimbo janduang dan Astra yang menjadi lokasi tambang emas Kapolres tidak menjelaskan.

Dalam Giat tersebut kepolisian Pasaman Barat hanya melakukan pengecekan serta sosialisasi tidak ada melakukan penangkapan terhadap pelaku penambangan ataupun alat berat yang digunakan untuk penambangan emas.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto S.I.K saat ditanya mengenai Giat serentak yang dilakukan kepolisian daerah Sumatera Barat hanya menjawab, “Kita Laksanakan giat cek lokasi dan sosialisasi giat peti di wilayah Talamau dan Rabat,” ungkapnya singkat.

Baca Juga :  DPC GRIB Jaya Kab. Musi Banyuasin Mengikuti Karnaval dalam Rangka Meriahkan HUT RI ke-80

Kemudian Kapolres mengirimkan foto sebagai bukti giat yang telah dilakukan yakni pembakaran terhadap 1 Box yang di duga tidak terpakai lagi, disertai dengan so­sialisasi dan edukasi kepa­da masya­rakat, meninjau lokasi, serta memasang Spanduk himbauan berisikan larangan PETI dan anca­man huku­mannya, yakni pi­dana hing­ga 5 tahun dan den­da mak­simal Rp 100 miliar.

Saat ditanyakan dari giat tersebut apakah pihak kepolisian tidak ada menemukan alat berat yang berada dilokasi tambang, Kemudian ia menegaskan,” kita laksanakan giat gakkum dan sosialisasi kepada tokoh dan Masyarakat agar tidak lakukan Peti tersebut,” ucapnya.

Dari hasil penelusuran kami (red, Jumat 8/8) usai giat serentak dilaksanakan masyarakat menemukan ada beberapa alat berat terindikasi biasa dipergunakan untuk aktifitas penambangan terparkir di hutan dan semak semak.

Baca Juga :  Kasmanedi: Seharusnya Pimpinan DPRD Pasaman Barat Lebih Bijak Menggunakan Anggaran

Saat ditanyai mengenai hal itu kepada Kapolres dengan mengirimkan bukti foto alat berat yang ada di semak tersebut, Kapolres hanya diam tanpa memberi jawaban sedikit pun hingga berita ini ditayangkan.

Hal ini perlu disinyalir bahwa indikasi adanya uang payung yang selama ini menjadi polemik dimasyarakat benar adanya, sebagai uang koordinasi agar aman dan tidak akan dilakukan penangkapan terhadap pelaku penambangan serta alat berat yang digunakan.

Pada berita yang diterbitkan media ini (Transpanmerdeka.com) sebelumnya, AKBP Agung Tribawanto S.I.K dengan tegas menyatakan tidak mengetahui adanya indikasi Uang Payung tersebut.
“Kalau soal itu gak tau Pak, bisa cek di Lapangan saja Pak” katanya.

Dengan fakta yang ditemukan masyarakat dilapangan adanya alat berat yang terparkir disemak sekitaran tambang, mampukah Kapolri atau penegak Hukum lainnya seperti KPK dan kementerian lingkungan hidup mengungkap dan menangkap para mafia dan aktor intelektual tambang ilegal ini.(Fan/tim)

Share :

Baca Juga

KEPEMUDAAN

Irup Hari Pramuka ke 61 Tahun 2022, Herman Deru : Pramuka Wadah Penggemblengan  Para Calon  Pemimpin Bangsa

LOMBA

Jaga Kearifan Lokal dan Kelestarian Alam Untuk Menarik Wisatawan Datang ke Danau Ranau  

HUKUM & KRIMINAL

Dampingi Wakil Ketua KPK, Herman Deru  Buka Roadshow Bus Antikorupsi di Sumsel

DAERAH

Herman Deru Fasilitasi Pelatihan Bagi Anggota SAPMA Pemuda Pancasila Agar Mampu Bersaing Memajukan Sumsel

DAERAH

Wendy Pasbar, Minta Kapolres Tindak Pertambangan Jangan Sampai Menambah Buruknya Citra Kepolisian

DAERAH

HUT ke-22 Ogan Ilir, Wagub Cik Ujang Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat

DAERAH

Sudirman Hamidi, SH, MH: Sebaiknya Herman Deru Batalkan Hasil Seleksi Capim Baznas Sumsel karena Langgar PMA

DAERAH

Mayoritas Warga Royyan Dukung Penyelesaian Santun, Apresiasi Respons PT TSM