Press "Enter" to skip to content

Kotak Suara Pemilu di PALI, Terpaksa Dijemur

Last updated on 19 Mar 2019 - 10:20

PALI | Transparanmerdeka.com — Sebagian kotak suara yang akan digunakan untuk pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2019 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) basah dan dijemur di samping gudang logistik kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten PALI, Senin (18/03/2019).

Beberapa kotak suara tersebut terkelupas akibat hujan yang disertai angin yang mengguyur Pendopo, Ibu Kabupaten PALI pada Minggu (17/03/2019) malam. Beberapa pegawai KPU Kabupaten PALI dijumpai di gudang logistik sedang menjemur kotak suara yang basah dan lembab. Ada pula yang memindahkan kotak suara yang tidak terkena air hujan ke gudang lainnya untuk antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.

‘Memang benar ada beberapa kotak suara yang basah dan sedang dijemur akibat terkena air hujan yang disertai angin yang mengguyur Talang Ubi pada Minggu malam (17/03/2019). Akibatnya, air ada yang masuk ke gudang logistik KPU ini dan menyebabkan beberapa kotak suara basah dan lembab. Untuk lebih jelasnya konfirmasi ke kantor KPU Kabupaten PALI saja pak, saya hanya pengawas gudang logistik,” ujar Riko Kristian salah satu petugas pengawas di gudang logistik tersebut.

Ia menambahkan tidak ada kerusakan kotak suara. Cuma basah tapi masih bisa digunakan. Setelah dijemur kering dan masih bisa digunakan. Dari pantauan wartawan beberapa media termasuk transparanmerdeka.com terlihat ada bebrapa kotak suara yang terkelupas dan gedung logistik untuk penyimpanan kotak suara tersebut lantai duanya belum selesai dibangun dan terlihat lubang di atas tangga ke lantai dua hanya ditutupi seng .

Ketua KPU Kabupaten PALI, Fikri Ardiansyah ketika dihubungi melalui HP mengaku sedang berada di Bogor untuk dinas mengurus surat suara yang direncanakan sampai di PALI pada Rabu (20/3/2019). “Saya belum tahu kronologinya,” ujar Fikri Ardiansyah ketika ditanya mengapa sampai ada sejumlah kotak suara bisa basah dan terpaksa dijemur.

Namun, Ketua KPU PALI ini menambahkan, untuk mengantisipasi musim hujan pada menjelang dan saat Pemilu serentak 17 April 2019 nanti, KPU PALI sudah melakukan antisipasi dengan menyiapkan plastik besar. Setelah surat suara masuk, formulir masuk ke dalam kotak suara baru kotak suara tersebut dimasukkan ke dalam plastik besar agar jangan sampai basah jika ada hujan turun.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PALI, Iwan Dedi ketika dimintai tanggapannya sehubungan dengan ada sejumlah kotak suara basah dan terpaksa dijemur itu mengatakan, akan berkoordinasi dulu penyebabnya. “Apakah ada kebocoran di gudang logistik?” katanya. (hin)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *