Press "Enter" to skip to content

LPCI Kordinasi Program ‘CSR dan Indonesia Terang’Kepada Gubernur Sumsel

Last updated on 17 Okt 2018 - 07:17

PALEMBANG | Transparanmerdeka.com – Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI) terus melakukan sosialisasi program- programnya ke berbagai daerah di Indonesia. Kunjungan kali ini dilakukan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel). LPCI yang diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia, April 2018 lalu, melakukan audiensi, sosialisasi serta koordinasi ke Pemprov Sumsel, Jumat (12/10).

Tim LPCI dipimpin langsung Sekretaris Umum T. Iskandar didampingi Kepala Divisi Penyusunan Program LPCI Eko Yuliarto dan tim serta wakil ketua umum PEPCI Nazaruddin dan Ketua Asosiasi Gappenas Dede Koswara   yang melakukan audiensi, sosialisasi dan koordinasi dengan Pemprov Sumsel. Tim LPCI bertemu langsung Gubernur Herman Deru bertempat di Ruang Rapat Gubernur Sumsel.

Tim LPCI selanjutnya memaparkan program kerjanya dalam mendukung program pemerintah yaitu Program Indonesia Terang, terdiri dari Elektrikfikasi Mandiri dan Infrastruktur Sipil. Sasaran program LPCI adalah Desa Tertinggal dan  Desa Sangat tertinggal, untuk tahap pertama sebanyak 20 desa di setiap kabupaten/kota.

LPCI untuk saat ini berkonsentrasi pada CSR yang bersumber dari swasta multi nasional, Korea dgn KSA, juga sedang menjajaki dengan Republik Rakyat China dan Jepang. LPCI ingin memberikan edukasi kepada pengusaha Swasta Nasional agar selanjutnya dapat mencontoh swasta Multi Nasional. Di negara  lain dana CSR menjadi salah satu pendukung pembangunan serta penanganan fakir miskin.

Di masa yang akan datang LPCI akan menawarkan kerjasama pengelolaan Dana CSR Swasta Nasional yang beroperasi di Pemprov Sumsel sebagai program provinsi. Kedepan Pemprov akan menjadi leading  sekaligus sebagai regulator dan LPCI sebagai eksekutor nya.

Menyangkut hal terkait audiensi, sosialisasi dan koordinasi tersebut sangatlah penting dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya. Pemprov Sumsel menyambut baik Tim LPCI untuk Program Sumatera Selatan Terang,” ungkap T. Iskandar ST.

Dalam pertemuan tersebut, Tim LPCI juga mempresentasikan butir butir MOA LPCI dengan KSA (Korea Sinzisikin Asociation) dimana salah satunya telah membentuk Sekretariat Bersama dan ruang bisnis dan perdagangan yaitu KORTINDO, yang bertujuan untuk percepatan dan  optimalisasi Perdagangan  dan Investasi pengusaha KOREA  dan Indonesia, yang berkantor di 1507 Habot Town Bid, Haeundaehaebyeon-ro 257 beon-gil, Haeundae-gu, Busan-Republic of Korea (dh KORTINDO / LPCI). Sementara di Jakarta berkantor di Graha Mandiri Lantai 9, Jalan Imam Bonjol No.61, Menteng, Jakarta Pusat.

Usai pertemuan dengan Gubernur Sumsel Herman Deru Sekretaris Umum LPCI T. Iskandar ST. menyampaikan “Kunjungan LPCI di Sumatera Selatan adalah Kunjungan yang ke 13 sejak di bentuknya LPCI, Tujuan LPCI datang dan bertemu Gubernur Sumsel adalah Silaturrahmi dan melaporkan akan membangun Infrastruktur Umum diantaranya pembangunan Penerangan jalan Umum Tenaga Surya, pembangunan Jalan dan Pembangunan Saluran, target pembangunan adalah semua Kabupaten dan Kota terutama daerah daerah yang belum memiliki penerangan, sebanyak 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel akan kita lakukan pembangunan, pelaksanaannya setelah meeting Program selama 3 bulan maka kami akan melaksanakannya, kemungkinan di awal 2019 nanti.”ungkapnya. (fan)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *